Senin, 21 Maret 2011

SAYED ALI KHAMENEI (RAHBAR) DALAM PESANNYA DI HARI RAYA NOURUZ



Iran's Foreign Ministry spokesman Ramin Mehmanparast

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Pesan Nouruz Rahbar: 1390 HS, Tahun Jihad Ekonomi
بسم‌الله‌الرّحمن‌الرّحیم
یا مقلّب القلوب و الأبصار، یا مدبّر اللّیل و النّهار، یا محوّل الحول و الأحوال، حوّل حالنا الی احسن الحال



Wahai Yang membolak-balikkan hati dan pandangan! Wahai yang mengatur malam dan siang! Wahai Yang membuat tahun dan keadaan silih berganti datang! Ubahlah kondisi kami kepada kondisi yang terbaik!

Kepada seluruh masyarakat di negara kita ini, kepada semua rakyat Iran yang berada di berbagai negara dan seluruh penjuru dunia serta kepada bangsa-bangsa lain yang merayakan hari nouruz, saya ucapkan selamat atas tibanya hari raya nouruz dan kedatangan musim semi dan tahun baru ini. Ucapan selamat saya sampaikan lebih khusus kepada mereka dan segenap keluarga yang mengabdi kepada negara, revolusi Islam dan pemerintahan ini; kepada keluarga para syuhada yang mulia; kepada para veteran cacat perang dan keluarga mereka; serta kepada keluarga para petugas negara yang sudi berpisah dari keluarga di saat keluarga-keluarga yang lain berkumpul di rumah mereka demi tugas penting yang mereka emban. Saya berharap, insya Allah, berkat kemurahan dan rahmat Ilahi, tahun yang kita jelang ini akan mendatangkan keceriaan, berkah dan nikmat serta kesuksesan di semua bidang bagi bangsa Iran.

Tentunya peristiwa-peristiwa pahit yang dialami rakyat di berbagai negara seperti Bahrain, Yaman dan Libya telah membuat hari raya ini terasa pahit bagi kita semua dan menghalangi kita untuk merayakannya dengan penuh kegembiraan. Kita berharap semoga Allah Swt memberikan kelapangan segera kepada bangsa-bangsa tersebut -rakyat Bahrain, Yaman dan Libya- dan menghukum musuh-musuh mereka.

Ied atau hari raya adalah gerakan alamiah manusia sepanjang tahun, bulan dan hari, baik petang maupun malam. Gerakan ini mesti menanjak ke arah kesempurnaan dan ketinggian. Karena itu, ied merupakan periode bagi manusia untuk bisa memulai satu periode yang baru. Berkat taufik dan kemurahan Ilahi, kita, bangsa Iran, telah melakukan banyak pekerjaan besar pada tahun 1389 HS. Kita telah menamakan tahun 1389 HS dengan nama ‘Tahun Tekad Ganda dan kerja Ekstra'. Syukur alhamdulillah, sepanjang tahun ini slogan tersebut telah terealisasi. Saya bahkan dapat mengklaim bahwa slogan yang selama ini menjadi perhatian besar rakyat dan para pejabat negara sehingga mempengaruhi kinerja dan kondisi negara adalah slogan ‘Tekad Ganda dan Kerja Ekstra' ini. Syukur alhamdulillah, dalam perjalanan tahunan, rakyat dan pemerintah benar-benar menunjukkan komitmennya dengan slogan ‘Tekad Ganda dan Kerja Ekstra'. Di bidang ekonomi, politik, partisipasi besar rakyat dalam berbagai momen terkait perkembangan politik dan perjalanan revolusi, juga di bidang keilmuan, teknologi, kebijakan luar negeri dan berbagai bidang lainnya, kita menyaksikan terealisasinya pekerjaan-pekerjaan besar yang melibatkan para pejabat negara, baik dari lembaga eksekutif, legislatif maupun yudikatif, khususnya lembaga eksekutif atau pemerintah yang sepanjang tahun lalu telah menggarap banyak pekerjaan besar termasuk diantaranya pelaksanaan program subsidi terarah. Pekerjaan besar ini telah dimulai dan kami berharap insya Allah program ini akan terlaksana dengan baik.

Yang saya rasakan secara umum adalah bahwa negara kita -alhamdulillah- sudah berada di jalan kemajuan. Langkah yang baik ini sudah dimulai. Tentunya, gerakan yang semakin hari semakin cepat terpacu ini terjadi berkat kerja keras para pejabat negara dan bangsa Iran sepanjang tahun-tahun yang lalu. Tapi alhamdulillah roda gerakan ini berputar semakin cepat. Misalnya terkait produksi ilmu, data yang dikeluarkan oleh lembaga-lembaga keilmuan dunia menunjukkan bahwa sumbangsih negara kita dalam kemajuan sains dan produksi ilmu di dunia tercatat lebih dari sebelas persen. Padahal, dari sisi populasi negara kita hanya satu persen dari jumlah penduduk dunia. Di samping itu, negara yang menempati urutan kedua setelah kita hanya memberikan sumbangsih kurang dari enam persen. Karena itu, kemajuan negara kita di berbagai bidang -alhamdulillah- sudah sangat bagus. Gerakan yang cepat dan disertai dengan keseriusan dan tekad ini harus tetap berjalan, insya Allah.

Dari keseluruhan masalah dalam negeri ini, jika orang hendak melihat apa yang mesti menjadi perhatian besar kita di tahun 1390 HS adalah bahwa salah satu masalah paling substansial yang menjadi acuan bagi musuh-musuh bangsa Iran dan negara kita dalam upaya memukul negara ini adalah masalah ekonomi. Tentunya mereka juga bekerja keras di sektor budaya, politik, atau monopoli sains. Namun dalam masalah ekonomi mereka punya perhatian yang lebih khusus. Embargo yang sering diungkap oleh musuh atau telah dijatuhkan terhadap bangsa Iran ditujukan untuk memukul sendi-sendi perekonomian negara kita dan melumpuhkannya dari gerakannya yang cepat. Memang target yang mereka kejar tak pernah bisa terwujud. Mereka tak berhasil mendapatkan apa yang mereka maukan lewat embargo. Kiat-kiat dan kebijakan yang diambil oleh para pejabat negara kita serta kebersamaan rakyat berhasil mengalahkan konspirasi musuh. Tapi mereka terus berusaha. Karena itu, di tahun berikutnya yang saat ini sudah dimulai, perhatian kita mesti difokuskan pada masalah-masalah yang paling penting nagi negara, dan menurut saya masalah yang paling inti adalah masalah ekonomi. Mengingat masalah ini, saya menamakan tahun ini dengan tahun ‘Jihad Ekonomi'. Saya berharap kepada para pejabat negara baik yang bertugas di pemerintahan, di parlemen, maupun di instansi-instansi lainnya yang berhubungan dengan ekonomi, juga kepada rakyat untuk bekerja di bidang ekonomi dengan semangat jihad. Gerakan yang biasa-biasa saja tidak cukup. Di medan ini gerakan harus cepat dan disertai dengan semangat jihad.

Anda tentunya menyadari bahwa kita saat ini sudah berada di tahun ketiga dari dekade kemajuan dan keadilan. Memang terkait kemajuan juga keadilan dalam skala yang relatif sudah ada banyak pekerjaan yang terlaksana. Tetapi kita harus melangkah untuk mewujudkan dekade ini menjadi manifestasi nyata dari kemajuan dan tegaknya keadilan di negara kita. Alhamdulillah, dengan transformasi yang saat ini terjadi di Dunia Islam orang merasa bahwa berkat taufik dari Allah, dekade ini juga akan menjadi dekade kemajuan dan keadilan bagi kawasan.

Kami berharap semoga Alah Swt memberikan kemurahanNya kepada Anda sekalian, bangsa Iran, kepada para pejabat negara yang terhormat, dan kepada Anda para pemuda yang mukmin, bersemangat, aktif dan penuh potensi. Dan semoga doa Hazrat Baqiyyatullah (arwahuna fidahu) meliputi Anda semua. Kita semua mengenang para syuhada dan pemimpin besar kita. Semoga berkat arwah insan-insan luhur itu Allah Swt melimpahkan rahmat, kemurahan, berkah, keridhaan dan ampunanNya kepada bangsa Iran. Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. (IRIB/Khamenei.ir/AR)

Rahbar Nouruz Messages: 1390 HS, Year Economic Jihad
بسماللهالرحمنالرحیم
یا مقلب القلوب و الأبصار, یا مدبر اللیل و النهار, یا محول الحول و الأحوال, حول حالنا الی احسن الحال

O The tossing and turning the hearts and views! O is set of night and day! O What makes this year and the state turns to come! Change our condition to condition the best!

To all the people in our country, to all Iranians who are in different countries and all over the world and to other nations who celebrate the day nouruz, I say congratulations on the arrival of the holiday nouruz and arrival of spring and the new year. My congratulations to convey more specific to them and all the families who serve the country, the Islamic revolution and this administration, to the noble families of martyrs; to disabled war veterans and their families, as well as to the families of state officials who refused to separate from the family in while other families gathered at their home for an important task that they entailed. I hope, God willing, thanks to divine mercy and grace, that we are ahead of this year will bring happiness, blessings and blessings and success on all fronts for the Iranian people.

Surely bitter events experienced by people in various countries such as Bahrain, Yemen and Libya have made this holiday was bitter for all of us and prevent us to celebrate with great joy. We hope that Allah gives spaciousness immediately to the nations-the people of Bahrain, Yemen and Libya, and punish their enemies.

Or the feast of Eid is a natural human movement throughout the year, month and day, good evening and night. This movement should climb towards perfection and elevation. Therefore, ied is the period for humans to be able to start a new period. Taufik blessing and mercy of Divine Providence, we, the Iranian nation, has done a lot of great work in 1389 at the HS. We have named the HS in 1389 with the name 'Year Doubles Commitment and Extra work'. Thank God, so far this year the slogan has been realized. I can even claim that the slogan which has been the major concern of the people and state officials that affect the performance and condition of the country is the slogan of 'Dual Commitment and Labour Extras' this. Thank God, the annual trip, the people and the government really showed its commitment with the slogan 'Dual Commitment and Extra Work. " In the field of economics, politics, participation of the people at various times and travel-related political developments of the revolution, also in the field of science, technology, foreign policy and many other fields, we witnessed the realization of the great works that involve state officials, both from institutions executive, legislative and judicial branches, especially the executive branch or the government over the past year has worked on many large jobs including targeted subsidy program implementation. This great work has begun and we hope, God willing, this program will be implemented well.

What I feel in general is that our country-thank God-already are on the road of progress. A good move has already started. Obviously, the movement that is increasingly rapidly accelerated this happened thanks to the hard work of state officials and the Iranian nation during those years ago. But alhamdulillah wheel is spinning faster and faster movement. For example, production-related science, data released by the world scientific institutions show that the contribution of our country in the progress of science and knowledge production in the world carrying more than eleven percent. In fact, from the side of our state population is only one percent of the total world population. In addition, the country ranks second after we only contribute less than six percent. Therefore, the progress of our country in various fields-thank God-is very good. Rapid movement and is accompanied with seriousness and determination of this must go on, God willing.

From the whole problem in this country, if people want to see what should be our major concern in the year 1390 that HS is one of the most substantial problem is the reference for the enemies of the Iranian nation and our country in an effort to hit this country is a matter of economics. Of course they also work hard in the sector of cultural, political, or scientific monopoly. But the economic problems they have more specialized attention. Embargoes are often revealed by the enemy or has been imposed against the Iranian nation is intended to hit the joints and incapacitate our country's economy from rapid movements. It targets that they are pursuing can never be realized. They never managed to get what they maukan through embargo. The tips and measures taken by officials of our country and the togetherness of the people managed to defeat the conspiracy of the enemy. But they kept trying. Therefore, at this time next year already begun, our attention should be focused on the issues most important Nagi countries, and in my opinion the most central problem is economic problems. Given this problem, I named this year by year 'Economic Jihad'. I look forward to a good state officials who served in government, in parliament, and in other agencies associated with the economy, also to the people to work in the field of economics with the spirit of jihad. Movement of the ordinary is not enough. In this field must move quickly and be accompanied by the spirit of jihad.

You surely realize that we are now in the third year of the decade of progress and justice. It is also related to the progress of justice in the relative scale has been a lot of work has been completed. But we must move to make this decade a real manifestation of progress and justice in our country. Alhamdulillah, with the transformation that is currently happening in the Muslim world people feel that taufik blessing from God, this decade will also be a decade of progress and justice for the region.

We hope that Alah swt give mercy to you all, the Iranian nation, the state officials who honorable, and to you a believer young, vibrant, active and full of potential. And may the prayer of Hazrat Baqiyyatullah (arwahuna fidahu) includes all of you. We all remember the martyrs and our great leaders. Hopefully, thanks to the noble spirit beings that Allah bestow mercy, mercy, grace, pleasure and ampunanNya to the Iranian nation. Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. (IRIB / Khamenei.ir / AR)

Minggu, 20 Maret 2011

REZIM - REZIM DESPOTIK ITU BOLEH SAJA BERBUAT SESUKANYA TETAPI AZAB KUBUR DAN NERAKA PASTI MENANTINYA


KETIKA KITA DIKEJAR "SERIGALA BUAS DI RIMBA", LARILAH KE KUBURAN SEBAGAI TEMPAT YANG AMAN TETAPI MASIH ADAKAH TEMPAT LARI KETIKA AZAB ALLAH VIA MUNGKAR WANANGKIR DI DALAM KUBUR?
BETAPAPUN SAKITNYA DI DUNIA MASIH BELUM SEBERAPA
DIBANDINGKAN SIKSA QUBUR
DAN SIKSAAN API NERAKA
hsndwsp
Acheh - Sumatra




 Bismillaahirrahmaanirrahiim




Saya pikir sepertinya dimana-mana orang banyak yang berpenampilan intelek tetapi sesungguhnya tidak intelek. Intelek tidaknya seseorang bukanlah didasar kan pada penampilannya yang tergantung sangat pada kekuasaan dan kekayaan yang mereka miliki. Jenis ini, para koruptor pun berpenampilan sangat mentreng tetapi mereka tidak mampu menggunakan isi kepala nya sesuai dengan petunjuk Pemilik manusia itu sendiri. Ironisnya para koruptor dunia tidak merasa malu biarpun sebagian penduduk Dunia mengetahui kalau penguasa tersebut adalah koruptor. Mungkin kalau kita sebut mereka pencuri berdasi lebih jelas bagi penduduk Dunia tentang existensi mereka.

Goresan ini muncul ketika saya saksikan kebanyakan dialog via TV dan juga tulisan bahwa dalam persoalan Timur Tengah dan Afrika Utara mereka tidak berbicara dari sudut pandangan kemanusiaan. Mereka asik mempersoalkan tentang agama yang dianut rakyat. Mereka tidak sadar dengan penampilan yang ceroboh seperti itu sepertinya telah menggiring opini dunia kepada rasis. Para intelektual murni tidak akan menyorot persoalan agama dikawasan tetapi persoalan kemanusiaan yang sedang "dieksekusi" melalui persekongkolan manusa kutub ”Qabil” Dunia yang hypocrite .

Alhamdulillah saya ini penganut Syiah Imamiah 12 atau Islam pengikut Ahlulbayt Rasulullah saww. Keyakinan yang saya miliki kuat bahwa kita haq menolong golongan mnanapun tanpa memandang apa agama mereka. Kami bersaudara dengan orang Islam Sunni dan kami juga bersaudara dengan orang Kristian dan Yahudian tetapi kami juga anti kepada orang Islam yang menzalimi Ahmadiah minoriti seperti di Indonesia. Kami juga anti kepada orang Kristian dan Yahudi yang menzalimi pihak manapun seperti sebahagian besar orang Yahudi di Palestina. Jelasnya kami tidak pernah bermusuhan kepada pemeluk agama manapun kecuali mereka itu menzalimi kaum yang lemah atau kaum dhuafa.

Sebahagian penduduk Bumi ini sangat antusias memperkenalkan diri sebagai pihak yang anti teror tetapi ironisnya mereka sendiri masuk perangkap teroris. Lebih ironis lagi mereka menuduh pihak lain sebagai teroris untuk menjustifikasi agar dapat menzalimi pihak yang lemah disebabkan sekedar tidak sependapat dengan mereka.

Allah swt, Tuhan kami dan juga Tuhan kamu sekalian tidak meredhakan pihak manapun ketika berkuasa, menzalimi golongan yang lemah baik memiliki agama yang berbeda maupun seagama. Dalam hal ini Allah swt berkata;: "Lakum dinukum waliadin". Terjemahannya "Bagimu agamamu dan bagiku agamaku" (QS. 109:6). Ironisnya sekarang di Timur Tengah dan Afrika Utara mengangkat persoalan Sunni - Syiah untuk menjustifikasi kezaliman mereka terhadap rakyat Bahrain dan kawasan lainnya, logiskah itu?

Apakah anda intelektuan benaran atau gadongan? Maaf andaikata goresan saya ini sedikit mengusik anda sekalian demi pembelaan kami terhadap kaum dhuafa dimana anda telah menjustifikasi untuk mmbenarkan konspirasi jahat Dunia yang sedang bersandiwara yang tidak lucu sekarang. (alasytar, Acheh Sumatra di Ujung Dunia)

I think it seems everywhere people who look really intelligent but not intellectual. Intellect least someone is not based not on appearance depends greatly on the power and wealth they have. This species, also looking very corrupt mentreng but they are not able to use the contents of his head in accordance with owner instructions man himself. Ironically the corrupt world do not feel ashamed even though most people know that the ruler of the world is corrupt. Maybe if we call them thieves tie clearer to us about their existensi.

These scratches appear when I witnessed most of the dialogue via the TV and also writing that the issue of Middle East and North Africa they do not speak from the point of view of humanity. They were cool about their religious affiliations of the people. They are not aware with such sloppy appearance seemed to have led to the racist world opinion. The purely intellectual religion would not highlight the problems facing humanity that region but was "killed" by a conspiracy of the World hypocrite.

Thank God I was 12 or adherents of Shia Islam's followers Imamiah Ahlulbayt saww Messenger. I have strong confidence that we haq mnanapun help groups regardless of what their religion. We are brothers with Sunni Muslims and we are also brothers Kristian and Yahudian with people but we are also anti-Islamic to the person who menzalimi Ahmadiah minoriti like in Indonesia. We also anti to the Jewish people and the menzalimi Kristian any party as sebahagian majority of Jews in Palestine. Clearly we have not been hostile to the adherents of any religion unless they were menzalimi the weak or the poor.

Sebahagian Earth's population is enthusiastic to introduce ourselves as a party of anti-terror but ironically they themselves fall into the trap of terrorists. More ironically they accuse others of being terrorists to justify for the weaker party can menzalimi caused simply do not agree with them.

Allah, the Lord our God be with you all and also not meredhakan any party while in power, a weak group menzalimi well have a different religion or co-religionists. In this regard Allah says;: "Lakum dinukum waliadin". The translation "To you your religion and to me my religion" (Qur'an 109:6). Ironically, now in the Middle East and North Africa raised the issue of Sunni - Shia to justify their tyranny against the people of Bahrain and other areas, logiskah it?

Is your intellectual truth or gadongan? Sorry if I scratch it a little disturbing you all for the sake of our defense against the poor where you have to justify to the World mmbenarkan evil conspiracy that is being play-act that is not funny now. (Alasytar, Acheh Sumatra at the End of the World)


 

Amnesti Internasional Kecam Bahrain dan Arab Saudi
Lembaga Amnesti Internasional mengecam tindak kekerasan yang dilakukan tentara pemerintah dan Arab Saudi terhadap para demonstran di Bahrain.

Kantor berita IRNA melaporkan, Amnesti Internasional yang bermarkas di London dalam sebuah statemen menyinggung jatuhnya korban tewas dan cedera dalam demonstrasi rakyat di ibukota Bahrain, Manama, hari Selasa, seraya mendesak pemerintah Bahrain dan Arab Saudi untuk segera menghentikan aksi kekerasan terhadap para demonstran.

Saksi mata dalam laporannya ke Amnesti Internasional menyatakan bahwa pasukan anti huru-hura Bahrain yang didukung oleh pasukan berpakaian preman menyerang para peserta demonstrasi damai di Manama dengan peluru tempur, gas air mata, dan pentungan. Sejumlah orang tewas dan luka-luka dalam insiden tersebut. Tentara Bahrain dan Arab Saudi juga melakukan penganiayan terhadap para pengemudi ambulans yang berusaha menolong para korban.

Selain Arab Saudi yang mengirimkan seribu personil tentara, Uni Emirat Arab juga mengirim ratusan polisi untuk membantu pasukan keamanan Bahrain menumpas gerakan demonstrasi rakyat.

Raja bahrain kemarin mengumumkan kondisi darurat selama tuga bulan di negara itu dan memberikan wewenang khusus kepada polisi dan militer untuk menumpas demonstrasi rakyat.

Laporan dari Manama menyebutkan dalam aksi kekerasan yang terjadi hari Selasa di ibukota Bahrain, dua orang tewas dan sekitar 200 lainnya luka-luka. Sejumlah sumber menyebutkan tewasnya seorang tentara Arab Saudi. (IRIB/AHF)

 Inilah bukti kezaliman system Arab Saudi dan sekitarnya. Rakyat banyak di hampir semua system despotik itu tidak bersenjata kecuali suaranya meminta penguasa yang yang menzalimi rakyatnya agar "step down". tetapi penguasa menembak mereka dengan peluru tajam. Belum cukup kezaliman melalui militer dalam negeri, ditambah lagi dengan militer luar negeri, adakah pihak yang waras membenarkan tindakan kezaliman seperti itu?

Logiskah rakyat yang menuntut perbaikan system secara Demokrasi dibantai dengan tuduhan "al Qaida"? Apa juga mereka menggembar-gemburkan seantero dunia dengan selogah "Demokrasi"? Apakah mereka tidak memahami esensi daripada Demokrasi? Adakah penduduk Dunia yang membenarkan kezaliman dengan kedok demokrasi, membantai rakyat yang bertangan kosong bagaikan kerumunan serigala memangsa manusia? Wahai manusia yang berkuasa disekitar Arab, apakah kita hanya sekedar mencela saja kezaliman yang luar biasa itu? Bukankah siapa saja yang membiarkan kezaliman berlangsung di depan matanya, sama zalimnya dengan pelaku kezaliman itu sendiri.

"Kalau sudah terjepit semutpun akan menggigit". Selogan inilah yang akan berlaku bagi orang yang bertangan kosong saat dizalimi. Salahkah kalau nanti mereka memilih mati dengan pertimbangan musuh mereka lebih banyak lagi yang mati? Manusia difasilitasi Allah, Pemilik Alam sejagat dengan alat pikir tetapi kemanakah rezim zalim itu membawa anugerah Allah tersebut?

 Orang-orang yang meyakini adanya hukuman paska kiamat nanti dari Allah swt, pasti yakin bahwa saat kezaliman kenimpa, mereka akan memilih kuburan sebagai tempat yang aman, tetapi ketika pihak yang menzalimi mereka nanti dikejar ular berbisa di dalam kuburanya sebagai azab Allah, mau lari kemana mereka? Inilah yang seharusnya di analisa oleh para ahli Dunia, hingga tidak demikian mudah membiarkan kezaliman berlangsung di depan mata mereka. (hsndwsp, Acheh Sumatra di Ujung Dunia)
http://achehkarbala.blogspot.com/2009/09/pertumbahan-darah-antara-habil-dan.html

Amnesty International slams Bahrain and Saudi Arabia
Institute Amnesty International condemned the violence committed government troops and Saudi Arabia against the demonstrators in Bahrain.
IRNA news agency reported, Amnesty International is headquartered in London in an offensive statement casualties killed and injured in the demonstration of the people in the capital of Bahrain, Manama, on Tuesday, while urging the government of Bahrain and Saudi Arabia to immediately stop the violence against the demonstrators.

Eyewitnesses to the Amnesty International report states that the forces of anti hurly-rah Bahrain backed by plainclothes forces attacked the peaceful demonstration in Manama participants with combat bullet, tear gas and batons. A number of people killed and injured in the incident. Army Bahrain and Saudi Arabia are also doing persecution against the ambulance driver who tried to help the victims.

Besides Saudi Arabia, which sent a thousand military personnel, United Arab Emirates also sent hundreds of police to help the Bahraini security forces quell popular demonstrations movement.

King of Bahrain yesterday announced an emergency situation during tuga months in the country and gives special powers to police and military to quell popular demonstrations.

Reports from Manama mentioned in the violence that occurred on Tuesday in the capital of Bahrain, two people were killed and about 200 others wounded. Some sources say the death of a soldier in Saudi Arabia. (IRIB / AHF)

This is evidence of injustice system, Saudi Arabia and surrounding areas. Many people in almost all despotic systems were unarmed except for his voice to ask the ruler of the menzalimi people to "step down". but the authorities shot them with bullets. Not enough domestic tyranny through military, coupled with the military overseas, is there a sane party justify such ruthlessness?

Logiskah people are demanding improvements in the Democratic system massacred on charges of "al Qaeda"? What they also menggembar-gemburkan throughout the world with selogah "Democracy"? Do they not understand the essence rather than democracy? Is there a world population that justify tyranny under the guise of democracy, the people of the empty-handed like a crowd of wolves prey on humans? O people in power around the Arab, if we just simply denouncing injustice that remarkable? Is not anyone who let injustice take place in front of his eyes, the same with actors zalimnya tyranny itself.

"If it's wedged semutpun will bite." Selogan is what will apply to people who have hands empty when tyrannized. Wrong if they later choose to die with consideration of their enemies more are dead? Man facilitated Allah, Owner of Natural universal by means of thought but Where despotic regime that brings the grace of God?

People who believe in the existence of post-Resurrection punishment from God Almighty, be sure that when tyranny kenimpa, they will choose the cemetery as a place that is safe, but when the party which they later pursued menzalimi venomous snakes in the tomb as punishment God, want to run where them? This is what should be analyzed by experts in the world, until not so easy to let tyranny took place in front of their eyes. (Hsndwsp, Acheh Sumatra at the End of the World)
http://achehkarbala.blogspot.com/2009/09/pertumbahan-darah-antara-habil-dan.html

Sabtu, 19 Maret 2011

PEMIKIRAN VERSI KEMANUSIAAN BERSAUDARA

 
ANDAIKATA KITA DIKEJAR MUSUH DAN TIDAK ADA TEMPAT BERLINDUNG
KUBURAN ADALAH TEMPAT YANG AMAN BAGI KITA
TETAPI ANDAIKATA KITA TERMASUK PENINDAS DAN PENIPU KAUM DHUAFA
LALU DIKEJAR ULAR BERBISA DI ALAM QUBUR
SEBAGAI AZAB ALLAH SWT, MASIH MUNGKINKAH
BAGI KITA UNTUK LARI?
hsndwsp
Acheh - Sumatra




Sesungguhnya rakyat Yaman dan Bahrain jauh lebih menderita dibandingkan rakyat Libya pro demokrasi. Alasanya di Libya ada pasukan pro Demokrasi yang dapat membela rakyatnya dan bahkan berkemung kinan untuk menghentikan kebrutalan rezim Gadafi sementara diYaman dan Bahrain kebrutalan rezim despotik itu dengan leluasa membantai rakyat pro demokrasi. Rakyat Yaman dan Bahrain malah jangan kan kita harap bantuan Dunia malah militer Arab Saudi cs me nambah penderitaan kepada rakyat yang sedang ditindas oleh rezim di negara mereka sendiri.

Politikus dunia pada umumnya senantiasa terperangkap pada standar ganda, tidak mampu ber pikir secara kemanusiaan. Saya bertanya-tanya kenapa mereka terlalu tidak beralasan mengira Republik Islam Iran akan menguasai Timur Tengah andaikata rakyat Bahrain dapat menggu lingkan rezim anti demokrasi itu. Katakanlah dulu benar prediksi mereka, namun apa yang mem buat mereka takut kepada RII? Adakah RII hendak menyerang AS dan sekutunya? Bukankah RII senantiasa menawarkan persaudaraan dengan AS dan sekutunya melalui kerjasama demi ke manusiaan?

Bagaimana mungkin RII berniat untuk menyerang AS? Alasannya disamping RII tidak pernah berniat untuk menyerang pihak lain disebabkan keyakinannya dilarang Allah swt, andaikatapun RII sanggup menjerangnya, apalagi sepertinya tidak sanggup. Alasannya AS saja memiliki Pang kalan militer diseluruh Dunia ditambah kekuatan Nato dan kekuatan lainnya. Sebaliknya AS juga tidak akan sanggup menyerang RII disebabkan RII mendapat perlindungan Allah swt dise babkan keyakinan yang mantap kepada kekuasaan Allah swt. Adapun RII pernah mengancam menghapus Zionis, hal itu disebabkan mereka menzalimi rakyat Palestina. Semoga Israel berse dia keluar dari Palestina hingga hidup berdampingan secara aman dan saling bersaudara secara kemanusiaan, apapun latar belakang agamanya.

Andaikata AS dan sekutunya dapat menerima gagasan persaudaraan melalui kerjasama dengan RII, semua persoalan dunia mudah diselesaikan hingga peran PBB pun benar-benar berfungsi sebagai persatuan bangsa-bangsa atau "Orang tua Dunia" yang senantiasa mendamaikan "anak-anaknya" yang bertikai di seluruh Dunia. Lalu andaikata ada pihak yang menzalimi pihak lain, Hukum Internasional dengan mudah dapat diberlakukan setelah cara perdamaian tidak dapat diterima.

Karakter orang Islam yang benar Imannya kepada Allah, Pemilik Dunia ini dan "Hari" paska kia mat, umpama "lebah" yang pantang mengganggu pihak lain kecuali pihak lain duluan meng ganggu mereka. Mereka juga memilih mati syahid daripada hidup dihina oleh siapapun. Justru itulah kita saksikan dimana mereka berada tidak pernah takut kepada mati. Sebabnya mereka juga sangat yakin bahwa semua manusia akan menemukan kematian betapapun kuatnya, ting gallagi saat yang tepat kapan kita mati yang tidak dapat dijangkau oleh manusia biasa. Berda sarkan prinsip dan keyakinan yang demikian mereka juga yakin bahwa mati itu bukan disebab kan berperang melawan kezaliaman tetapi disebabkan sudah tiba ajalnya untuk mati. Buktinya sebahagian yang terluka parah dapat disembuhkan disebabkan belum sampai ajalnya. Orang Je pang yang tidak berperang, mati juga disebabkan Gempa dan Tsunami. Sesungguhnya mereka itu sudah sampai ajalnya dari ketentuan Pemilik Alam semesta ini, sedangkan Tsunami hanya sebagai penyebab saja sesuai ketentuanNya juga bahwa setiap sesuatau pasti ada sebabnya. Ke tetapan Allah seperti itu agar manusia dapat berpikir secara logis.

Kita tutup tulisan singkat ini dengan kalam Allah swt, Pemilik Alam semesta: "Tiap-tiap yang bernyawa akan merasai kematian dan bahawasanya pada hari Kiamat sajalah akan disempurna kan balasan kamu. Ketika itu siapa saja yang dijauhkan dari Neraka dan dimasukkan ke Syurga maka sesungguhnya dia telah berjaya dan ingatlah bahwa kehidupan di Dunia ini tidak lain ha nyalah kesenangan yang menggoda bagi orang yang terpedaya. (Surah Ali Imran 3: 185)

Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (QS. 62:8)

Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki. (QS Ali Imran: 169)

"Adakah kamu lebih redha dengan kehidupan dunia dari kehidupan akhirat? Tidaklah kehidu pan dunia melainkan kesenangan yang sedikit jika dibandingkan dengan kehidupan akhirat" Su rah At-Taubah ayat 38

 “Dan Apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka katakan lah sesung guhnya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang memohon apabila ia memohon kepadaKu. Maka hendaklah mereka memenuhi (panggilan/perintah)Ku, dan beriman kepadaKu agar mereka mendapat petunjuk (bimbingan)”. (Al-Baqarah: 186)

Billahi fi sabililhaq
hsndwsp
di Ujung Dunia


Ini juga bukti belum tiba ajalnya maka selamat, bukan mukjizat.

Dua Orang Jepang Selamat di Bawah Reruntuhan
Dua orang berhasil dikeluarkan dari bawah reruntuhan bangunan dengan selamat sembilan hari setelah gempa menghancurkan wilayah Miyagi, Jepang. Polisi dan media-media massa Jepang memberitakan, dua orang warga yang selama sembilan hari terjebak di bawah puing-puing bangunan berhasil diselamat kan oleh tim penolong.

Televisi NHK Jepang melaporkan, seorang wanita berusia 80 tahun dan seorang pria muda berusia 16 tahun ditemukan oleh tim penyelamat dalam keadaan hidup dan sadar. Fisik keduanya sangat lemah setelah berada di bawah reruntuhan bangunan selama sembilan hari.

Data terakhir yang diumumkan secara resmi oleh pemerintah Jepang menunjukkan bahwa gempa dan tsunami yang terjadi di provinsi Miyagi 12 Maret lalu telah menewaskan 20 ribu orang dan menghancurkan bangunan serta infrastruktur dalam skala luas. (IRIB/AHF)

 
 
 
 
 
video m
video

Minggu, 06 Maret 2011

FENOMENA YANG KITA SAKSIKAN DIZAMAN KITA INI ADALAH FENOMENA SAAT ALLAH SWT MENURUNKAN SURAH AR ROOM (QS. AR RUM 1 - 4)


ALIF LAM MIM
BANGSA RUMAWI TELAH DIKALAHKAN DI NEGARA TETANGGA
NAMUN SETELAH MEREKA MENGALAMI KEKALAHAN
MEREKA AKAN MENANG KEMBALI 
PADA SEPULUH TAHUN KEMUDIAN
SOAL KEMENANGAN PERTAMA DAN KEMENANGAN TERAKHIR
ADALAH URUSAN ALLAH
DISAAT ITU 
ORANG - ORANG BERIMAN MERASA GEMBIRA
hsndwsp
Acheh - Sumatera

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Sudah begitu lama Arab Saudi, Mesir dan Libya berfungsi sebagai duplikat Zionis. Kita berta nya-tanya kenapa Dunia Islam bisa demikian bungkem atas kezaliman rezim-rezim Afrika Uta ra dan Timur Tengah hingga Zionis tidak pernah terkalahkan sebelumnya kendatipun mereka hanya segelintir dibandingkan populasi Islam.

 Di Indonesia dan Acheh-Sumatra, negara kami yang berada dibawah jajahan Indonesia sampai hari ini, senantiasa berkiblat pemahaman agamanya ke Saudi Arabia. Sepertinyab mereka tidak memiliki kemampuan untuk menganalisa bahwa Itu bukan lagi Arab versi Nabi Muhammad tetapi Arab Abu Sofyan, sejak Muawiyah berkuasa dengan cara licik sampai generasi sekarang ini.

 Saudi Arabia mendapat support 100 % dari ulama - ulama Bal'am alias Ulama gadongan hingga negara tersebut aman dari revolusi rakyat. Saudi Arabia melebarkan pengaruhnya keseluruh Asia dan Afrika melalui pembangunan pesantren wahabinya. Sepak terjang Arab itu pasti menda pat sambutan dari seluruh rezim di Asia dan Afrika disebabkan fungsi agama yang diproduksi kan pesantren-pesan tren wahabi tersebut berfungsi sebagai support utama dengan rezim pe nguasa zalim di seluruh Asia dan Afrika. Justeru itulah rezim penguasa zalim tetap tidak tergo yahkan.

Agama wahabi atau Yaziddin tersebut paling anti kepada aliran yang berbeda dengan mereka. Hal ini dapat dianalisa kenapa mereka tega menghancurkan mesjid Ahmadiah di Indonesia. Ka lau alasan mereka Ahmadiah bukan Islam, kenapa tidak diajak berdialog agar terbukti bahwa justeru Wahabi bukan saja sesat tetapi menzalimi komunitas Islam dimana-.mana hingga beker ja sama dengan Zionis Israel yang sekarang terkuak secara transparan melalui revolusi rakyat di kjawasan Afrika Utara dan Timur tengah. Saya haqqul yakin kesadaran Rakyat kali ini terin spirasi oleh Revolusi Islam Iran dimana peranan RII dikawasan yang mampu membangun Sys tem yang redha Allah dimana negara berfungsi sebagai milik rakyat bukan milik pemerintah semata. Justru itulah agama wahabi juga sangat anti kepada Agama Islam pengikut Ahlulbyt Rasulullah sendiri. Ini mudah dianalisa bahwa pertentangan antara Islam wahabi dan Islam Ahluklbyt sama dengan pertentangan antara Yazid dan Imam Hussein as dulu.

Alhamdulillah sekarang rakyat Afrika dan Timur Tengah sudah sadar siapa musuh mereka yang sesungguhnya. Andaikata mereka berhasil menggulingkan semua rezim-rezim despotik di Afrika dan Timur Tengah, insya Allah akan sampai juga ke Acheh - Sumatra dan Indonesia, prototype Saudi Arabia.

Pembaca sekalian!!!
Renungkanalah sekali lagi kenapa Zionis tidak pernah terkalahkan sebelumnya? Kenapa hanya Hizbullah Libanon yang mampu mengalahkannya? Hal ini terkait erat dengan uraian saya diatas. Bagaimana mungkin Zionis terkalahkan kalau semua rezim di sekitar Zionis berfungsi sebagai pelindung zionis nomor wahid setelah AS dan sekutunya? Mustahil, bukan? Tetapi ada satu hal yang tidak boleh dilupakan apa yang telah diabadikan Allah swt dalam surah al Room:

 "Alif Lam Mim, Bangsa Rumawi telah dikalahkan di negara tetangga. Namun setelah mereka menga lami kekalahan, mereka akan mengalami kemenangan kembali pada sepuluh tahun kemudian. Soal keme nangan pertama dan kemenangan terakhir adalah urusan Allah. Disaat itu orang-orang beriman merasa gembira" (QS. Ar Rum 1 - 4)

 Ketika Surah Ar Rum ini diturunkan Allah, dunia ini juga seperti yang kita saksikan dewasa ini, dimana dua negara super power telah membagikan dunia ini kepada dua bagian yaitu blok Parsi (Penyembah Api Arumanazda) dan blok Romawi (Penyembah Trinitas). Kendatipun masih ada negara lainnya yang memiliki kedaulatan tersendiri, namun mereka tidak terlepas dari penga ruh dua negara raksasa ini sebagaimana kita saksikan sekarang ini banyak negara yang menjadi satelit Amerika dan Rusia kendatipun sekarang Rusia buat sementara dikalahkan Amerika Se rikat secara politis. Ironisnya kendatipun Parsi dan Romawi memiliki wilayah dan pengaruh yang demikian luas, mereka tetap saja bermusuhan satu sama lainnya.

Disaat itu nama Arab tidak dikenal didalam kamus dua super power itu kecuali Yaman, me ngingat suburnya daerah tersebut hingga menjadi inceran sebagaimana lazimnya hari ini nega ra-negara yang mengandung Petrodollar menjadi medan perebutan negara Adidaya dengan cara apapun seperti kawasan Arab, Chechenia, Afganistan, Acheh Sumatra dan sebagainya.

Ketika dunia dikuasai dua raksasa itu, nun jauh disana di gurun pasir Arabia muncullah sebuah titik hijau sebagai Ghurabag bak kata Rasulullah. Yaitu sebuah tunas yang hijau ditengah-tengah ranting yang coklad dan kering alias mati. Disanalah munculnya seorang Pemimpin yang mem bawa rahmatan lil 'alamin, bernama Muhammad saww. Beliaulah yang berstatus sebagai Bah tera Penyelamat. Hal ini dapat kita pahami bahwa andaikata Nabi Muhammad tidak di turunkan di Gurun Pasir itu, semua orang Arab dan bahkan semua orang didunia kala itu berada ditepi jurang neraka kecuali sedikit sekali seperti Arkam bin Naufal, pamannya Khadijah binti Khu wailid, yang masih mengikuti agama nabi Ibrahim as. ". . . . . Ketika itu kamu (benar-benar) telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menyampaikan ayat-ayat Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk (Q.S. Ali Imran 103)

Tunas hijau di gurun pasir Arab yang tidak dikenal orang di negara super power itulah kemudian yang mampu meluluh lantakkan mereka untuk menyelamatkannya dari tepi jurang neraka tadi. mereka itu beriman kepada Nya. Dan barangsiapa yang ingkar kepada Nya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi."(Q.S. Al Baqarah: 121)

Ketika itu negara super power Parsi mengalahkan super power Romawi secara telak sekali sampai salib besar sebagai symbol penyembahan Romawi di boyongkan ke Parsi. Namun sepuluh tahun kemudian Romawi mampu mengaturkan barisannya yang mantap sehingga Parsi dapat dikalahkan balik. "Disa’at itu orang-orang beriman merasa gembira" (Q.S Ar Rum: 4). Sebahagian penafsir mengira bahwa gembiranya orang beriman dikala itu disebabkan kemenangan Romawi atas Parsi, dengan asumsi bahwa Rumawi itu adalah agama Samawi sementara Parsi adalah agama Ardhi. Penafsir seperti itu adalah keliru 180 derajat, kenapa ?

Betul agama orang Romawi itu asalnya dari agama Samawi yaitu agama Nabi Isa bin Maryam alaihissalam. tetapi apakah nabi Isa pernah mengajarkan ummatnya untuk menyembah Trinitas?, yaitu entas bapak, entas bunda Maria dan entas anak (Al Masih?) Bukankah dengan demikian berarti bahwa agama orang Romawi itu tidak berbeda dengan agama orang Parsi kala itu yaitu penyembah Api Arumananzda ? Bukankah dengan pengertian seperti itu berarti bahwa tidak ada satupun agama Samawi kecuali Islam itu sendiri sebagaimana firmannya: "Innad Dina indallahil Islam". Bukankah Penafsir yang saya sebutkan diatas itu keliru dalam berasumsi bahwa agama Nasrani itu agama Samawi juga?

Gembiranya orang-orang beriman ketika itu disebabkan keyakinan mereka bahwa tidak lama lagi mereka akan mengalami kemenangan diatas Parsi dan Romawi sekaligus disebabkan Allah berfirman bahwa baik kemenangan pertama (baca kemenangan Parsi atas Romawi) maupun kemenangan terakhir (baca kemengan Romawi atas Parsi) adalah urusan Allah, bukan urusan manusia. Hal tersebut terdapat relefansinya dengan pernyataan Allah swt di surah lainnya: "…Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: "Betapa banyak terjadi golongan yang sedikit mampu mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar." (Q.S Al Baqarah: 249)

Nah, pembaca sekalian. Sepertinya kemenangan orang-orang beriman sedang mendapatkan si nyal-sinyalnya sekarang di Afrika Utara dan Timur Tengah yang tidak bertujuan memusuhi komunitas-komunitas yang berbeda agama dengan mereka macam wahabi di Indonesia sebagai produksi Saudi Arabia melainkan memperkenalkan diri di Dunia Internasional bahwa Islam murni bersdaudara secara kemanusiaan. Musuh orang Islam murni bukan orang-orang yang ber beda agamanya dengan mereka, melainkan komunitas manapun yang menzalimi kaum Dhuafa apapun latar belakang agamanya. Dalam menyikapi orang yang berbeda agama dengan mereka, sesuai kata Allah swt dalam al Qur-anul Karim: "Lakum dinukum waliadin". Artinya: "Bagimu agamamu dan bagiku agamaku" (QS al Maun), Sekali lagi, musuh kita orang Islam bukanlah orang yang berbeda Agama tetapi rezim despotik yang menzalimi kaum dhuafa seperti di Afrika Utara dan Timur Tengah sekarang ini. (baca rezim hypocrite)

Apabila asumsi saya ini terbukti nanti, sudah saatnya tiba kedatangan Imam Muhammad al Mahdi al Muntazhar yang akan memimpin Dunia berdasarkan petunjuk Allah swt sebagai penutup keimamahan Rasulullah Muhammad saww sendiri, bukan berdasarkan Power yang terpisah dari petunjuk Allah ataupun power yang berdasarkan orang ramai. Disaat itu juga Allah swt menghadirkan kembali Nabi Isa bin Maryam sebagai satu-satunya Nabi yang di Ghaibkan Allah disebabkan beliau difitnah seorang muridnya hingga ketika penguasa menangkapnya, justeru murid yang munafiq tadi dimiripkan Allah swt persis seperti Nabi Isa bin Maryam, sementara Nabi Isa diselamatkan Allah, Ghaib Kubra sejak peristiwa tersebut sampai zaman kita ini. Kehadiran Nabi Isa kembali bersama Imam Mahdi untuk membuktikan kepada orang-orang yang menuhankannya bahwa beliau tidak pernah memproklamirkan diri sebagai Tuhan tetapi Utusan Allah yang difitnah muridnya sendiri yang munafiq.

Billahi fi sabililhaq
hsndwsp
di Ujung Dunia
 
 
 
 
 
m