Rabu, 11 Agustus 2010

KHUTBAH RASULULLAH SAWW MENYAMBUT RAMADHAN




Bismillaahirrahmaanirrahiim
“Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian bulan Allah yang penuh rahmah, berkah, dan ampunan. Bulan yang paling utama di sisi Allah. Hari-harinya seutama-utamanya hari, malam-malamnya seutama-utamanya malam, dan waktu-waktunya seutama-utamanya waktu. Pada bulan ini kalian diundang menjadi tamu Allah dan dimasukkan ke dalam kelompok orang-orang yang dimuliakan Allah. Pada bulan ini tarikan nafas kalian merupakan tasbih, tidur kalian adalah ibadah, amalan kalian diterima, dan doa kalian dikabulkan. Oleh karena itu, bermohonlah kepada Allah, Tuhan kalian, dengan niat yang tulus dan hati yang suci, agar Ia membimbing kalian untuk berpuasa dan membaca kitab-Nya.
Sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Dengan rasa lapar dan haus kalian, ingatlah rasa lapar dan haus pada hari kiamat. Bersedekahlah kepada orang-orang fakir dan miskin di sekitar kalian. Muliakanlah orang-orang yang lebih tua, dan sayangilah orang-orang yang lebih muda. Sambungkanlah tali persaudaraan, peliharalah lidah kalian, tundukkanlah pandangan kalian dari hal-hal yang tidak boleh dilihat, dan tutuplah telinga kalian dari sesuatu yang tidak boleh didengar. Sayangilah anak-anak yatim orang lain, niscaya anak yatim kalian disayangi orang. Bertobatlah kepada-Nya dari dosa-dosa kalian. Tangadahkanlah kedua tangan kalian dengan memanjatkan doa di saat shalat-shalat kalian. Karena itulah saat-saat yang paling utama.

Allah memandang hamba-Nya dengan penuh kasih sayang. Ia akan menjawab mereka ketika mereka bermunajat kepada-Nya. Ia akan menyambut mereka ketika mereka menyeru-Nya, dan mengabulkan mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai manusia, sesungguhnya diri kalian tergadai oleh amal-amal kalian. Sebab itu, bebaskanlah diri kalian dengan beristighfar. Punggung kalian berat terbebani dosa, maka ringankanlah ia dengan memperpanjang sujud. Ketahuilah, sesungguhnya Allah bersumpah dengan keperkasaan-Nya untuk tidak menyiksa orang-orang yang shalat dan sujud di hadapan-Nya, dan tidak menakutkan mereka dengan api neraka pada saat manusia berdiri di hadapan Rabbul ‘Alamin.
Wahai manusia, barangsiapa di antara kalian memberi makan berbuka kepada seorang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka bagi Allah perbuatan itu merupakan pemerdekaan hamba sahaya dan ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu. Salah seorang sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah Saw, tidakkah semua dari kita mampu melakukan hal itu? Rasul Saww menjawab, “Takutlah kalian dari neraka meski hanya dengan sebutir kurma. Takutlah kalian dari neraka meski dengan seteguk air.

Wahai manusia, barangsiapa yang memperindah akhlaknya di bulan ini niscaya dia dapat dengan mudah meniti shirath di hari banyak kaki tergelincir. Barangsiapa meringankan pekerjaan budaknya di bulan ini, niscaya Allah akan meringankan hisabnya. Barangsiapa menahan keburukannya di bulan ini, niscaya Allah akan menahan kemarahan-Nya pada saat ia menjumpai-Nya. Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, niscaya Allah akan memuliakannya di saat ia menemui-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan di bulan ini, niscaya Allah akan menyambungkan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan tali persaudaraan di bulan ini, niscaya Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada saat ia bertemu dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunnah di bulan ini, niscaya Allah menetapkan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa menunaikan shalat fardhu di bulan ini, niscaya baginya pahala 70 shalat fardhu di bulan-bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, niscaya Allah akan memberatkan timbangannya pada saat seluruh timbangan yang lain ringan. Barangsiapa membaca satu ayat al-Quran di bulan ini, niscaya baginya pahala orang yang mengkhatamkan al-Quran di bulan-bulan lain. Wahai manusia, sesungguhnya di bulan ini seluruh pintu surga terbuka, maka bermohonlah kepada Tuhan kalian agar Ia tidak menutupnya untuk kalian. Sesungguhnya seluruh pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Tuhan kalian agar Ia tidak membukanya untuk kalian.
.........................................................................................................................................................................


Kemudian Imam Ali bin Abi Thalib as berdiri seraya berkata: “Wahai Rasulullah, amal apa yang paling utama di bulan ini? Rasul Saww menjawb: “Wahai Ali, amal yang paling utama di bulan ini adalah bersikap wara’ dari hal-hal yang diharamkan Allah.” kemudian Rasul Saww menangis. Lalu Ali bertanya: “Wahai Rasulullah, apa yang menyebabkan engkau menangis? Beliau menjawab: “Wahai Ali, aku menangis karena seseorang menghalakan dirimu di bulan ini, seakan-akan aku bersamamu sementara engkau sedang shalat dihadapan Tuhanmu. Tiba-tiba muncullah orang yang paling celaka lalu dengan pedangnya ia menghantam kepalamu sehingga jenggotmu bersimbah darah.” Imam Ali as bertanya: “Wahai Rasulullah, yang demikian itu termasuk keselamatan agamaku?" “Ya, untuk keselamatan agamamu.” Jawab beliau Saww.


Afala ta'qilun......
Afala yatazakkarun.......
hsndwsp di Ujung Dunia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar